Loading...

Rapat Koordinasi Dosen Prodi Pemikiran Politik Islam Bahas Penguatan Layanan Akademik dan Persiapan Skripsi Mahasiswa

Diterbitkan pada
5 Agustus 2026 16:33 WIB

Baca

RILIS - Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar rapat koordinasi dosen sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan akademik serta mempersiapkan berbagai agenda strategis menjelang semester berjalan. Rapat yang dipimpin oleh Ketua Program Studi ini menitikberatkan pada penguatan tata kelola akademik, optimalisasi pendampingan mahasiswa, serta peningkatan mutu penyelenggaraan skripsi.

Dalam rapat tersebut, salah satu agenda utama adalah sosialisasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) terbaru kepada seluruh dosen Prodi PPI. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh dosen memahami mekanisme penggunaan sistem baru, mulai dari proses perkuliahan, pengisian nilai, pembimbingan akademik, hingga administrasi yang terintegrasi secara digital. Dengan pemahaman yang seragam, diharapkan pelayanan akademik kepada mahasiswa menjadi lebih efektif, cepat, dan akuntabel.

Rapat juga melakukan evaluasi dan pengecekan kesiapan mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Mahasiswa Prodi PPI dijadwalkan melaksanakan PPL di beberapa mitra strategis, yakni Bawaslu Kabupaten Klaten, Bawaslu Kabupaten Sragen, dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Para dosen membahas kesiapan administrasi, pembekalan akademik, serta koordinasi dengan instansi mitra agar pelaksanaan PPL dapat berjalan sesuai target capaian pembelajaran dan memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam bidang kepemiluan, pengawasan demokrasi, serta kelembagaan politik nasional.

Sebagai bentuk penguatan mutu penyelesaian tugas akhir, dosen Prodi PPI juga membahas penyusunan Buku Pedoman Skripsi Prodi Pemikiran Politik Islam. Pedoman ini akan menjadi turunan dari Buku Pedoman Skripsi Fakultas dengan penyesuaian karakteristik keilmuan Prodi PPI. Penyusunan pedoman tersebut diharapkan mampu memberikan arah yang lebih spesifik terkait metodologi penelitian, sistematika penulisan, standar akademik, serta mekanisme pembimbingan skripsi yang sesuai dengan bidang kajian Pemikiran Politik Islam.

Dalam rangka meningkatkan efektivitas layanan kepada mahasiswa, rapat turut menyepakati pengembangan mekanisme bimbingan skripsi secara daring (online). Sistem ini dirancang untuk memudahkan komunikasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing tanpa mengurangi kualitas proses akademik. Setiap proses bimbingan akan memiliki riwayat konsultasi (history) serta memo atau catatan pembimbing sebagai dokumentasi perkembangan penelitian mahasiswa. Dengan demikian, proses pembimbingan menjadi lebih transparan, terdokumentasi, dan mudah dipantau hingga tahap penyelesaian skripsi.

Agenda lainnya adalah finalisasi program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang akan dilaksanakan oleh Prodi PPI. Sasaran kegiatan difokuskan pada sekolah dan madrasah sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, kegiatan ini juga akan menjadi media sosialisasi Program Studi Pemikiran Politik Islam kepada siswa-siswi tingkat menengah, sehingga mereka memperoleh informasi mengenai peluang studi, prospek lulusan, serta keunggulan akademik Prodi PPI di UIN Raden Mas Said Surakarta.

Untuk meningkatkan efektivitas penyelesaian studi mahasiswa, rapat juga menghasilkan inisiatif baru berupa pengaturan penjadwalan seminar, ujian skripsi, serta penentuan dosen penguji yang dikoordinasikan langsung oleh Ketua Program Studi. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan proses penjadwalan yang lebih tertib, efisien, dan merata, sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan tahapan skripsi tepat waktu dengan koordinasi yang lebih baik antar dosen pembimbing, penguji, dan pihak administrasi.

Melalui rapat koordinasi ini, Prodi Pemikiran Politik Islam menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dalam tata kelola akademik, meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa, serta memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Berbagai langkah strategis yang telah disepakati diharapkan mampu mendukung terciptanya proses pendidikan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan yang kompetitif di bidang Pemikiran Politik Islam. *** (Alv)