
Sukoharjo – Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan Kuliah Lapangan (KKL) ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) bagi mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung mengenai dinamika politik nasional, sistem legislasi, serta tata kelola kelembagaan parlemen di Indonesia. KKL ini dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026.
Rangkaian kunjungan dimulai dengan tour Gedung DPR RI, di mana mahasiswa diajak mengenal lebih dekat lingkungan kerja parlemen sebagai pusat pengambilan kebijakan strategis negara. Dalam sesi ini, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai sejarah Gedung DPR RI, fungsi-fungsi kelembagaan parlemen, serta berbagai fasilitas yang mendukung jalannya aktivitas legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Agenda utama kegiatan dilanjutkan dengan audiensi bersama Ibu Alida (TA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa) yang bertempat di Gedung Nusantara I lantai 4, Ruang Fraksi PKB. Kedatangan rombongan mahasiswa Prodi Pemikiran Politik Islam disambut dengan hangat dan penuh antusias oleh Bapak Rangga (kepala staff Fraksi PKB) dan jajarannya.
Dalam sesi audiensi tersebut, para mahasiswa mendapatkan wawasan mendalam mengenai struktur organisasi fraksi di DPR RI, peran strategis fraksi dalam proses politik dan legislasi, serta mekanisme kerja DPR RI secara keseluruhan. Narasumber juga menjelaskan berbagai aktivitas penting yang menjadi bagian dari tugas parlemen, mulai dari rapat paripurna, pembahasan dan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU), fungsi pengawasan terhadap pemerintah, hingga pelaksanaan masa reses
sebagai sarana penyerapan aspirasi masyarakat oleh anggota dewan.
Diskusi berlangsung interaktif, di mana mahasiswa berkesempatan berdialog secara langsung, menyampaikan pertanyaan, serta mendalami berbagai isu terkait praktik demokrasi, representasi politik, dan tantangan legislasi di Indonesia. Momentum ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori-teori politik Islam dan ilmu politik yang dipelajari di ruang kelas dengan realitas praktik politik di tingkat nasional.
Alvin Noor Sahab (Sekertaris Program Studi Pemikiran Politik Islam) menyampaikan bahwa kegiatan kuliah lapangan ini merupakan bagian penting dari upaya prodi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pemahaman konseptual yang kuat, tetapi juga mampu membaca dinamika politik secara empiris dan kritis.
“Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat strategis bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana proses politik dan legislasi berlangsung di lembaga negara. Kami berharap pengalaman ini dapat memperkaya perspektif mahasiswa dalam melihat hubungan antara pemikiran politik Islam dengan praktik politik kontemporer di Indonesia,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Prodi Pemikiran Politik Islam diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kapasitas akademik, analitis, dan kepemimpinan, sekaligus memperkuat komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan demokrasi yang inklusif, berkeadaban, dan berorientasi pada kemaslahatan publik.***
Rapat Persiapan Akreditasi Lapangan (AL) Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI)
3 pekan yang lalu - Umum
HMPS PPI Menggelar Workshop HMPS PPI dengan Mengusung Tema Ekonomi Politik dan Gerakan Bisnis
4 pekan yang lalu - Umum