Loading...

HMPS PPI Menggelar Workshop HMPS PPI dengan Mengusung Tema Ekonomi Politik dan Gerakan Bisnis

Diterbitkan pada
8 Mei 2026 18:27 WIB

Baca

Pada hari Jumat, 8 Mei 2026, bertempat di Aula Rektorat UIN Raden Mas Said Surakarta, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pemikiran Politik Islam (HMPS PPI) telah sukses menyelenggarakan workshop besar bertajuk "Politeia & Pragma: Manifestasi Pemikiran Politik Islam dalam Kemandirian Ekonomi dan Profesionalisme Pasca-Kampus". Acara ini mengusung konsep "The Political-Entrepreneur Path" yang berfokus pada "Survival & Mastery", di mana materi tidak hanya berhenti pada teori tetapi diarahkan pada solusi nyata pasca-kuliah.

Workshop yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta ini berjalan dengan sangat lancar tanpa hambatan, menciptakan ruang dialektika yang segar bagi mahasiswa.

Rangkaian acara dimulai dengan sambutan-sambutan yang membakar semangat. Ketua Panitia, Alexsandro Abdul Ghani, mengawali dengan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia yang telah membantu keseluruhan acara serta kepada para peserta yang telah hadir.
Sambutan dilanjutkan oleh Ketua Umum HMPS, Ragil Pradana Sutra, yang menyampaikan harapannya agar agenda ini menjadi awal bagi HMPS PPI untuk melangkah lebih jauh dalam memberdayakan mahasiswa. Sebagai pembuka resmi, Kepala Program Studi, Bapak Syafawi Ahmad Qadzafi, S.S., M.A., memberikan sambutan melalui video online yang sekaligus meresmikan dimulainya workshop tersebut.

Suasana forum menjadi sangat emosional dan penuh energi ketika para pemateri memasuki ruangan. Seluruh peserta berdiri secara bersama-sama menyanyikan Mars Mahasiswa, sebuah momen yang menambah aura semangat perjuangan dan kemandirian dalam acara tersebut. Memasuki sesi inti yang dipandu oleh Ghafara selaku moderator, materi dibagi menjadi tiga fase strategis:

Sesi 1: Ekonomi Politik (Membangun Kerangka Pikir) Pemateri pertama, Salsabila Syaira, S.IP., M.I.P., membedah struktur kekuasaan dan kebijakan yang mempengaruhi ekonomi di Indonesia. Sesi ini menekankan mengapa mahasiswa politik harus memahami pasar agar memiliki daya tawar (bargaining power) yang kuat, yang memicu diskusi aktif di antara para peserta.

Sesi 2: Realitas & Gerakan Bisnis (Eksekusi) Materi kedua disampaikan oleh Hizba Muhammad Abror, S.Pd., M.Pd., yang membahas bagaimana Generasi Z dapat membaca tren bisnis saat ini untuk membangun sistem ekonomi sendiri. Fokusnya adalah membangun masyarakat Madani yang swasembada melalui profesionalisme dan kemandirian usaha. Sebagai implementasi dari tujuan workshop untuk menghasilkan peta jalan (roadmap) hidup yang konkret, mahasiswa diberikan tantangan untuk mempresentasikan target mereka di tahun 2030. Sesi ini berjalan sangat interaktif, di mana setiap penanya maupun peserta yang berani memaparkan rencananya mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PPI dapat memahami korelasi antara ekonomi dan politik di Indonesia serta mampu menyusun rencana strategis yang nyata bagi masa depan mereka. Acara resmi berakhir pada pukul 17.00 WIB dengan sesi dokumentasi sebagai penutup rangkaian kegiatan yang inspiratif ini.***(Ysr)