
RILIS – Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan Kelas Diskusi bertema "Agama, Politik Lokal, dan Identitas: Dari Jalan-jalan ke Penelitian."
Acara yang berlangsung di Ruang Omah Jurnal Gedung Laboratorium UIN Surakarta ini bertujuan memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai dinamika politik di tingkat lokal pada 5 November 2025.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Dr. H. Kholilurrohman, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Kholilurrohman menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini akan mengasah mahasiswa PPI untuk memahami politik lokal secara mendalam, mengingat relevansi isu-isu lokal yang kian meningkat.

Diskusi inti menampilkan Dr. Priyambudi Sulistiyanto dari Flinders University, Australia Selatan, sebagai pembicara utama, dengan M. Endy Saputro selaku perwakilan dosen PPI bertindak sebagai moderator. Dr. Priyambudi menegaskan urgensi bagi mahasiswa untuk melek politik lokal dengan menyatakan, "Politik as important as a local."

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembelajaran politik harus selalu berlandaskan nilai-nilai etis dan kemanusiaan. "Sebagai orang yang belajar politik, harus tetap mengedepankan humanity dan benar-benar menghormati sesama," pungkasnya.
Penegasan ini menjadi pesan kunci bagi mahasiswa PPI agar dalam menganalisis dan berinteraksi dengan isu-isu politik, nilai kemanusiaan dan toleransi harus menjadi dasar utama.
Melalui kegiatan ini, UIN Surakarta berkomitmen untuk membekali mahasiswa PPI dengan ilmu dan perspektif politik lokal yang tajam, yang relevan dan dapat diterapkan dalam melihat isu-isu politik kontemporer.*** (Zahra/PPI)
Dosen PPI, Alvin Noor, Diangkat Jadi Staf Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Pusat
2 pekan yang lalu - Umum