Loading...

PPI Gelar Penguatan Mutu Berbasis Program Studi di Ponpes Kalimosodo Walisongo Sragen

Diterbitkan pada
10 September 2026 17:03 WIB

Baca

RILIS — Program Studi Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Penguatan Mutu Berbasis Program Studi di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Kalimosodo Walisongo, Sragen, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan melibatkan dosen dan mahasiswa Prodi Pemikiran Politik Islam. Peserta kegiatan berjumlah 40 orang. Mereka merupakan santriwan dan santriwati kelas XII Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Kalimosodo Walisongo.

Kegiatan disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Kalimosodo Walisongo, Gus Muhammad Bahrul Mustawa atau Gus Tawa. Ia menyambut baik kegiatan tersebut dan kehadiran dosen serta mahasiswa PPI UIN Raden Mas Said Surakarta.

"Terima kasih kepada Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, terutama Prodi Pemikiran Politik Islam (PPI), sudah berkenan menjadikan Pesantren kami sebagai lokasi kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kedua belah pihak," ujar Gus Tawa dalam sambutannya.

Di sisi lain, Ketua Program Studi (Kaprodi) PPI, Syafawi Ahmad Qadzafi, S.S., M.A., menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan luar biasa dari Pesantren Kalimosodo.

"Yang pertama terima kasih, sudah mau direpotkan oleh kegiatan kami. Kedua, mohon maaf kalau kami jadi mengganggu aktivitas pesantren. Semoga kegiatan ini tidak sia-sia dan kami bisa meninggalkan sesuatu kepada kami semua," sambut Qadzafi.

Materi dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama mengangkat tema “Literasi Politik Era Digital”. Materi disampaikan oleh Mokhamad Zainal Anwar, S.H.I., M.S.I. dan Alvin Noor Sahab Rizal, M.A.

Sesi ini membahas pentingnya kemampuan generasi muda dalam memahami informasi politik di ruang digital. Santri diajak lebih kritis dalam menerima informasi, mengenali hoaks, serta menggunakan media sosial secara cerdas dan beretika.

Sesi kedua mengangkat tema “Literasi Politik Gen-Z”. Materi disampaikan oleh Muhammad Endy Saputro, S.Th.I., M.A., Ph.D. dan Syafawi Ahmad Qadzafi, S.S., M.A.

Pada sesi kedua, santri diajak memahami posisi generasi muda dalam kehidupan politik. Pembahasan juga menekankan pentingnya kesadaran sebagai warga negara dan pemilih muda.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prodi Pemikiran Politik Islam untuk memperkuat literasi politik di kalangan generasi muda. Keterlibatan mahasiswa PPI juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengembangkan pengalaman akademik di luar kampus. ***